Menpora Minta Masyarakat Ikut Sukseskan Piala Dunia U-20

Menpora Minta Masyarakat Ikut Sukseskan Piala Dunia U-20

JAKARTA – Hamparan Youth Fun Juggling Competition dijadikan ajang promosi pelaksanaan Piala Dunia U-20 2021. Menteri Muda dan Olahraga Zainuddin Amali berniat dari event ini masyarakat kota penyelenggara terbiasa untuk menyambut tamu dari luar kota dan mancanegara.

Acara yang diinisiasi Departemen Pemuda dan Olahraga bekerja persis dengan PSSI tersebut diikuti oleh para pesepakbola usia dini. Diselenggarakan di 36 kota termasuk kota-kota tuan rumah Piala Dunia U-20. Yakni Jakarta, Bandung, Palembang, Solo dan Bali. Acara ini sudah di Kota Surabaya yang diikuti ratusan anak-anak sekolah sepak bola.

“Acara ini sekaligus untuk mengajak masyarakat yang ada di enam kota supaya bisa mempersiapkan diri untuk mempersiapkan menerima satu perhelatan besar yang Insya Allah akan dilaksanakan pada Mei dan Juli 2021 mendatang, ” kata Zainuddin kepada wartawan.

(Ikuti Survei SINDOnews: Mencari Calon Presiden 2024 )

Baca Juga:

Selain itu, ditengah keringnya event sepak bola nasional, Youth Fun Juggling Competition sedia memberikan angin segar. Maklum, status pandemi Covid-19 membuat banyak event olahraga terhenti. “Ini juga menjelma pengisi waktu buat anak-anak muda kita yang punya keinginan minat bakat di sepak bola. Tetapi dengan situasi pandemi sekarang tersebut belum bisa melakukan latihan di lapangan, ” kata menteri berusia 58 tahun itu.

“Karena itu, kami kreasi supaya bisa mengisi waktunya mereka. & juga sekaligus menjadi implementasi dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pendirian Persepakbolaan Nasional, ” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan dipilihnya Praja Pahlawan sebagai penutup karena mengemasi potensi yang sangat besar. Biar tidak ada kompetisi, geliat menepuk bola di Surabaya dan Jawa Timur terus berkembang. Dia pula mengucapkan terima kasih kepada Menpora, Zainudin Amali yang terus menolong dan bekerja sama dengan PSSI. (Lihat Foto: Persiapan Piala Dunia U-20 2021 )

“Terima kasih kepada bapak Menpora yang sudah menangkup rangkaian acara ini di Surabaya. Bagi saya, Jatim paling rupawan dalam pembinaan sepakbolanya. Selain tersebut, acara ini mengingatkan kepada terbuka bahwa potensi sepak bola pas besar, ” ungkapnya.

Sayang, dalam acara di Surabaya ini belum ada yang memecahkan rekor juggling selama 37 menit. Waktu terlama dicatatkan M. Abel BT sejak SSB Maesa dengan 4 menit 58 detik. Sementara di gaya berikutnya ada Andri Sehera dan Mahmusin Halim, masing-masing dengan raihan waktu 3 menit 3 detik dan 2 menit 18 detik. (Baca Juga: PSSI Bergeming Soal Rumor Piala Negeri U-20 Diundur )