Perkuat Ekonomi Digital, LSPR Gelar Agenda Global E-Commerce Talent

Perkuat Ekonomi Digital, LSPR Gelar Agenda Global E-Commerce Talent
JAKARTA – Fakultas Bisnis, LSPR Communication & Business Institute (LSPR) menyelenggarakan virtual kick off pada Jumat (20/11). Kegiatan ini yang merupakan pembuka dari GET program part 1 Digital Economy yang hendak diselenggarakan oleh Prodi Manajemen, Fakultas Bisnis pada 27 November- Febuari 2021.

Tema maya kick off ini adalah “The Economy Experience on Digital”. Senior Vice President of Traffic Operations and Seller Engagement Lazada Nusantara Haikal Bekti Anggoro hadir sebagai pembicara utama. Virtual Kick Off ini dipandu oleh Assistant Head of Tourism Study Programme, Jati Paras Ayu. (Baca juga: Inovasi, Dosen Unpad Ini Ciptakan Aplikasi Pengukur Stres dari Ponsel)

Dekan Fakultas Komunikasi, Alppy Vandez, menyampaikan di 31 Maret 2020, LSPR Communication & Business Institute bekerja sesuai dengan Alibaba Global Initiatives buat menyelenggarakan Global e-Commerce Talent (GET program).
Partisipasi LSPR dalam program GET didukung sebab Lazada, e-commerce andalan Alibaba Group di Indonesia.

“Melalui strategic partnership ini, diharapkan dapat mendukung tenaga pengajar serta mahasiswa di LSPR. LSPR adalah mitra institusi pendidikan pertama pada Indonesia yang menyelenggarakan GET agenda, ” terang Alppy Vandez menggunakan keterangan elektronik yang diterima SINDOnews, Selasa (24/11/2020).

Baca Selalu:

Program GET akan dilaksanakan pada Jumat (27/11) dengan peserta mahasiswa Prodi Manajemen, Fakultas Bisnis. Oleh karena itu, LSPR mengadakan Virtual Kick Off GET program pada 20 November 2020 dengan tema “The Economy Experience on Digital”. (Baca juga: Sabet 9 Gelar, ITS Pertahankan Juara Umum Kontes Robot Indonesia)

Webinar ini, lanjut tempat, bertujuan untuk mempromosikan kolaborasi dan juga memperkuat pengetahuan tentang ekonomi digital. Hadir sebagai pembicara istimewa adalah Senior Vice President of Traffic Operations and Seller Engagement Lazada Indonesia Haikal Bekti Anggoro.

Menurut Haikal, peluang bisnis berbasis digital langsung berkembang dimasa pandemik ini. Pertumbuhan digital economy di Asia tenggara, meningkat seiring dengan pertumbuhan perembesan smartphone sebagai salah satu media mobile commerce.

“Demikian selalu dengan Indonesia yang memiliki level penetrasi yang tinggi pada mobile commerce. Masyarakat Indonesia cenderung lebih menyukai membeli produk di e-commerce melalui smartphone, ” jelasnya. (Baca juga: UI Renggut Penghargaan Institusi Terproduktif HKI Berisi se-Indonesia)

halaman ke-1 dari 2

Informasi Terkait

TULIS KOMENTAR ANDA!