Menyambut Tutup Tahun, Anggaran Covid & PEN Baru Terealisasi 51%

Menyambut Tutup Tahun, Anggaran Covid & PEN Baru Terealisasi 51%

JAKARTA – Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional (PEN) yang juga Wakil Menteri (Wamen) BUMN Budi Gunadi Sadikin memberikan perkembangan terbaru terkait realisasi anggaran penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional . Dimana jelang akhir tahun ini realisasi anggaran ini masih pada kisaran 50%.

“Sampai dengan tanggal 2 November 2020 metode realisasi PEN sudah mencapai Rp366 triliun sekitar 51, 9% daripada total anggaran, ” katanya zaman konferensi pers di Kantor Kepala, Rabu (4/11/2020).

( Baca juga: Realisasi PEN Baru 52%, Digeber Dua Bulan Terakhir )

Hingga tanggal 2 November 2020 lalu, untuk serapan anggaran bidang kesehatan capai 35, 57% atau Rp31, 14 triliun sebab pagu Rp87, 55 triliun. Morat-marit untuk perlindungan sosial capai 85, 51% atau Rp176, 38 triliun dari pagu Rp203, 90 triliun.

Baca Juga:

Selanjutnya anggaran sektoral kementerian/lembaga dan pemda realisasi 28, 51% atau Rp30, 25 triliun dari pagu Rp106, 11 triliun. Sementara serapan insentif usaha capai 29, 43% atau Rp35, 49 triliun dari pagu Rp120, 61 triliun.

Kemudian untuk UMKM realisasinya mencapai 75, 81% atau Rp. 93, 59 triliun sebab pagu Rp123, 47 triliun. Terakhir realisasi pembiayaan korporasi masih 0% dari pagu Rp53, 60 triliun.

“Kalau kita lihat memang penyalurannya paling besar dibanding tempat Pak Mensos (menteri sosial). Pak mensos pagunya paling gembung Rp203, 9 triliun. Dan Alhamdulillah Kemensos sudah berhasil merealisasikan datang tanggal 2 November sebesar Rp176, 38 triliun atau 86, 51% dari total pagu yang disediakan, ” ungkapnya.

( Baca juga: Hore! Pemberian Bansos Tunai Diperpanjang hingga 2021 )

Budi mengatakan, di kuartal IV ini bagian anggaran ini akan disalurkan semaksimal mungkin. “Kami berharap agar sisa anggaran PEN bisa kita sari semua. Minimal Rp100 triliun mampu kita salurkan di kuartal IV ini, ” pungkasnya.