Esper: Rusia-China Coba Rebut Posisi Atasan Militer Dunia Milik AS

Esper: Rusia-China Coba Rebut Posisi Atasan Militer Dunia Milik AS

WASHINGTON – China dan Rusia terus berusaha mewujudkan terobosan pada kepemimpinan militer Amerika Serikat (AS), termasuk aliansi internasionalnya yang luas. Hal itu diungkapkan Menteri Pertahanan AS, Mark Esper.

Berbicara kepada kelompok pemikir, Dewan Atlantik, Esper mengatakan, jaringan aliansi AS adalah kekuatan langgeng yang tidak dapat ditandingi sebab pesaing dan musuh. Dia menyimpan bahwa sementara Moskow dan Beijing mungkin memiliki kurang dari 10 sekutu yang digabungkan, posisi GANDAR tidak dapat diambil begitu selalu.

“Kemampuan kami buat mempertahankan keunggulan ini tidak ditentukan sebelumnya dan kami juga tidak dapat meremehkan jaringan hubungan lama kami, ” ucap Esper, kaya dilansir Anadolu Agency pada Rabu (21/10/2020). (Baca juga: Stimulus GANDAR Jadi Harapan Memperbaiki Kondisi Pasar Saham Global)

“China dan Rusia dengan cepat memodernisasi angkatan bersenjata mereka dan memakai kekuatan mereka yang semakin mulia untuk mengabaikan hukum internasional, menyalahi kedaulatan negara-negara kecil dan menggeser keseimbangan kekuatan yang menguntungkan itu, ” sambungnya.

Baca Serupa:

Dia menetapkan secara khusus pada pembangunan pulau-pulau militer China di Laut China Selatan untuk mendukung klaim maritimnya dan aneksasi Rusia atas Semenanjung Crimea Ukraina sebagai contoh.

“Ini adalah upaya gagah mereka untuk mengikis otonomi karakter lain dan merusak ketahanan dan kohesi negara dan institusi istimewa bagi keamanan AS, termasuk NATO, ” tukasnya. (Baca juga: Kepala Keluarga Tewas Keracunan Asam Bongkrek Setelah Makan Mi)