Keadaan Ini, PKB Gelar Doa Bersama dan Qunut Akbar untuk Sinse dan Nakes

Keadaan Ini, PKB Gelar Doa Bersama dan Qunut Akbar untuk Sinse dan Nakes

JAKARTA – Dewan Pengurus Tengah (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) hari ini menggelar Tahlil, Ciri Bersama, dan Qunut Akbar buat para dokter dan tenaga kesehatan yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Kantor DPP PKB di Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, dan disiarkan secara live melalui channel Youtube, Instagram, Facebook DPP PKB, serta Twitter @DPP_PKB serta dapat juga diakses melalaikan website www.pkb.id. (Baca juga: Banyak Sejawatnya Meninggal COVID-19, Ini Suara Hati Para Dokter)

Menyuarakan Juga:

Anggia menegaskan mendoakan para pejuang pandemi adalah ikhtiar spiritual yang tak kalah penting selain melakukan ikhtiar medis dan ikhtiar dari sisi kesehatan. “Mengetuk pintu langit secara terus-menerus memanjatkan doa yang ditujukan untuk para dokter dan tenaga kesehatan, baik yang masih tetap berjuang, maupun yang sudah meninggal mendahului kita, adalah cara serta tradisi NU dan PKB yang tidak kalah urgen dalam menanggapi wabah Covid-19. Bagaimanapun juga, pandemi global ini adalah kehendak Tuhan maka ke hadirat Allahlah kita memohon ampun, perlindungan, dan uluran tangan agar senantiasa diberikan kesehatan serta kekuatan lahir-batin serta mampu meninggalkan ujian dan cobaan-Nya tanpa berkeluh kesah, dan sebaliknya justru dihadapi dengan ikhlas, tabah, sabar, & terus mengingat kebesaran dan keagungan-Nya, ” kata Anggia. (Baca juga: Ahli Epidemi Sentil Menkes: Setiap Kematian Dokter Perkara Besar)

Dengan khusus, tahlil dan doa berhubungan ditujukan untuk para dokter dan tenaga kesehatan yang telah gugur dalam tugas. “Pahala doanya kita khususkan untuk arwah para dokter dan tenaga kesehatan yang wafat. Semoga mendapat maghfirah, dan wafatnya bernilai syahid di sisi Allah. Sementara qunut nazilah adalah ikhtiar doa kita tiada henti kepada Allah agar pandemi dapat cepat berakhir dan hilang dari membuang bumi, khususnya di Indonesia tercinta, ” kata Anggia.

Menurut perempuan yang juga Ketum Pimpinan Pusat Fatayat NU tersebut, hampir masjid-masjid di seluruh Nusantara selama pandemi ini mendawamkan membaca qunut nazilah di setiap doa berjamaah. Dibaca secara jahr (nyaring) oleh imam salat seusai doa i’tidal di rakaat terakhir. “Qunut nazilah adalah doa agar selamat dari malapetaka, wabah, dan bahaya apapun yang terjadi karena kuasa Allah. Inisiasi PKB dengan Qunut Akbar ini mengharapkan dengan penuh kekhusyukan hati semoga Allah cepat menghilangkan pandemi, ” ujar Anggia.

Anggia mengajak segenap komponen kerabat bersatu-padu ikut memanjatkan doa berhubungan agar para dokter dan tenaga kesehatan tidak pernah lelah dan dikaruniai kesehatan prima dalam mengurus dan merawat pasien Covid-19. “Setelah ikhtiar lahir dengan memakai masker, jaga jarak, cuci tangan rutin, dan seterusnya, maka ikhtiar moral tidak boleh juga ditinggalkan. Keduanya harus seimbang, sebab pada dasarnya pandemi ini kehendak Allah semata. Itulah esensi Doa dan Qunut Akbar ini, ” kata Anggia.