Warga Surabaya Ini Gugat LG Electronics Rp15, 6 Miliar, Ada Barang apa?

Warga Surabaya Ini Gugat LG Electronics Rp15, 6 Miliar, Ada Barang apa?

loading…

SURABAYA – Seorang warga Surabaya, Sifat Setiawan menggugat PT LG Electronics Indonesia sebesar Rp15, 6 miliar di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Surabaya. Gugatan itu diajukan lantaran uang pensiun dini dari perusahaan belum dibayar.

“Sejak mengajukan pensiun dini tanggal 24 Desember 2019 dan disetujui tanggal 30 Desember 2019 pesangon yang seharusnya menjadi hak saya karena mengajukan pensiun dini, hingga saat sedang ditahan oleh perusahaan, dalam hal ini PT LG Electronics Indonesia yang kantor cabangnya di Ustaz Tegalsari Nomor 41 Surabaya, ” ungkap Budi, Jumat (28/8/2020). (Baca: LG Electronics Sibak Layanan Perbaikan Produk LG Hak Korban Banjir)

Warga Dharmahusada Indah/L-164 Surabaya ini menceritakan bahwa, dia bekerja semenjak Mei 1996. Keputusan penisun pra dirinya bermula dari hubungannya dengan tidak harmonis dengan pihak kongsi menyusul keinginannya membuat Perjanjian Kegiatan Bersama (PKB) yang berujung di wacana pembuatan Serikat Karyawan (SP) “Tujuannya saya saat itu sebab keinginan untuk mewadahi aspirasi pegawai yang di luar pabrik Tangerang dan Bekasi, ” ujarnya.

Hingga akhirnya, di 2018 berdirilah SP yang diberi nama SERASA singkatan dari Serikat Karyawan Sales Adminitrasi, yang terdaftar di Disnaker Jakarta Selatan pada 30 November 2018. “Namun buntut pendirian SP inilah yang alhasil membuat posisi saya terancam. Makin ketika keberadaan SP mulai dipertanyakan direktur yang baru, ” urainya.

Baca Selalu:

Sementara itu, kuasa hukum Watak Setiawan, Sunarno Edy Wibowo mengucapkan, pasca konflik PKB dan SP itulah suasana kerja menjadi tak nyaman. Bahkan kliennya mendapat Surat Peringatan Tingkat 3 (SP3). Semenjak itu SP tidak ada kesibukan karena takut. (Baca: Asyik, LG Lebarkan Lini Keluaran yang Fokus Pada Higienitas)

Hingga akhinya pada 20 Desember 2019 tiba-tiba Tabiat dicopot dari jabatannya (demosi) lantaran Sales Director menjadi Kepala Bagian. Sedangkan Kepala Cabang di Surabaya didemosi menjadi salesmen. “Untuk tersebut saya berharap, LG memenuhi tuntutan penggugat, ” harapnya.

(don)