Ancam Diblokir, TikTok Tantang Donald Trump di Meja Hijau

Ancam Diblokir, TikTok Tantang Donald Trump di Meja Hijau

loading…

WASHINGTON – Seperti diketahui, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terus melancarkan serangan terhadap TikTok. (Baca juga: Logam Mulia, Perhiasan, dan Lemak Hewan Bikin Neraca Dagang Luber )

Wacana pemblokiran pelaksanaan di bawah naungan ByteDance tersebut terus disuarakan, karena ditudingan perkara keamanan data. Namun, TikTok tidak hanya berdiam diri. (Baca selalu: 9 Hakim dan Personel Reaktif COVID-19, PN Jakpus Lockdown

Mengaji Juga:

Selain menyanggah tudingan itu, TikTok juga menentang Trump lewat pengadilan, berlandaskan executive order ataupun perintah eksekutif untuk memblokir aplikasinya di AS.

Sebelumnya, Trump telah mengeluarkan pernyataan supaya TikTok segera dijual ke perusahaan AS, dalam tempo paling selambat-lambatnya 45 hari.

Tetapi, belakangan kabar terbaru menyebutkan, tenggat waktu tersebut diperpanjang menjadi 90 hari yang akan berakhir di dalam 12 September 2020 mendatang.

Perusahaan asal China itu merasa perlakuan pemerintah Negeri Om Sam tidak adil. AS dianggap tidak memberi perhatian terhadap petunjuk dan melibatkan diri ke dalam urusan negosiasi bisnis swasta.

“Kami ingin memastikan petunjuk hukum berlaku dan pengguna awak mendapat perlakuan yang adil. Kami tidak punya pilihan selain menantang executive order melalui sistem peradilan, ” ungkap perwakilan TikTok, dikutip dari CNBC.

(wbs)