Adaptasi Kebiasaan Baru, Penyesuaian Jam Servis Operasional BI Diperpanjang

Adaptasi Kebiasaan Baru, Penyesuaian Jam Servis Operasional BI Diperpanjang

loading…

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) memperpanjang kebijakan penyesuaian jadwal kegiatan operasional dan servis publik, dari yang sebelumnya sudah 31 Juli 2020 menjadi 15 Agustus 2020. Hal ini dilakukan di tengah masa transisi Pemisahan Sosial Berskala Besar (PSBB) menuju tatanan hidup baru (new normal).

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Onny Widjarnako mengatakan, hal tersebut mencermati aspek kemanusiaan dan kesehatan masyarakat dalam kondisi pandemi COVID-19 terkini, serta hasil koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan, industri perbankan, dan Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP), sebagai berikut

“Dalam masa prakondisi kenormalan baru, kebijakan operasional BI akan mempertimbangkan upaya peningkatan kegiatan produktif dengan bertahap dengan senantiasa memerhatikan adat kesehatan pencegahan COVID-19, ” introduksi Onny di Jakarta.

(Baca Juga: BI Sempurnakan Ketentuan Pasar Uang Antarbank Bersandarkan Prinsip Syariah)

Baca Juga:

Dia melanjutkan pelaksanaan kegiatan operasional perbankan menjadi pertimbangan dan kewenangan masing-masing bank. BI mengimbau industri keuangan tercatat Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) untuk tetap mendorong gaya hidup baru (new lifestyle) di era PSBB transisi ini antara asing dengan menerapkan protokol kesehatan & pencegahan COVID-19 baik terkait pribadi maupun dalam rangka pelaksanaan suruhan.

“Sementara itu, pada rangka memberikan kepastian kepada bangsa terhadap keaslian uang Rupiah yang dimiliki, maka layanan klarifikasi uang Rupiah yang diragukan keasliannya dibuka kembali di seluruh Kantor Kas Bank Indonesia, ” katanya.

(Baca Juga: 3 Langkah BI Dorong Ekonomi Syariah Bersaing di Kancah Global)

BI akan tetap melakukan koordinasi dan sinergi dengan Pemerintah dan otoritas terkait pada menempuh langkah-langkah kolektif untuk menyelenggarakan pemantauan, asesmen, pencegahan dan mitigasi implikasi penyebaran COVID-19.